Tugas Metode Riset 6

Published November 5, 2011 by Kania Sekar Asih

Pengaruh Promosi Iklan Televisi terhadap Keputusan Pembelian Kecap Bango pada Mahasiswa Universitas Gunadarma

BAB IV

HASIL PENELITIAN

4.1  Analisis Regresi Linier Berganda

Regresi berganda dilakukan untuk mengetahui sejauh mana variabel keputusan pembelian (Y) mempengaruhi variabel promosi (X1) dan kualitas produk (X2). Model hubungan keputusan pembelian dengan varibel-variabel tersebut dapat disusun dalam fungsi atau persamaan sebagai berikut:

Y = a + b1X1 + b2X2 + e

Berdasarkan dari persamaan tersebut diperoleh persamaan regresi linear berganda sebagai berikut:

Y = 14,078 + 0,124 X1 + 0,324 X2 + e

Dalam persamaan regresi tersebut diketahui bahwa konstantanya adalah 14,078. Hal ini berarti bahwa apabila tidak ada promosi (X1) dan kualitas produk (X2) dan faktor-faktor lain maka didapat skor untuk keputusan pembelian itu sendiri sebesar 14,078.

Koefisien regresi X1 (0,124) berarti variabel keputusan pembelian kecap Bango (Y) akan naik 0,124 poin dengan asumsi variabel lain dianggap konstan. Jadi semakin gencarnya promosi yang dilakukan maka semakin tinggi keputusan pembelian konsumen pada produk kecap Bango.

Koefisien regresi X2 (0,324) berarti variabel keputusan pembelian kecap Bango (Y) akan naik 0,324 poin dengan asumsi variabel lain dianggap konstan. Jadi bagus kualitas produk kecap Bango maka semakin tinggi keputusan pembelian konsumen pada produk kecap Bango.

4.2 Uji t

Berdasarkan perhitungan diketahui koefisien regresi secara parsial untuk variabel kualitas produk 0,324 dan bertanda positif. Ini berarti bahwa semakin berkualitasnya produk kecap Bango maka semakin tinggi keputusan pembelian konsumen pada produk kecap Bango. Selain itu diperoleh probabilitas untuk variabel kualitas produk sebesar 0,001 dibandingkan dengan signifikansi 5 % sehingga tampak bahwa 0,001 < 0,05. Artinya secara parsial variabel kualitas produk mempunyai pengaruh terhadap keputusan pembelian. Selain itu diketahui bahwa nilai thitung untuk variabel kualitas produk sebesar 3,280 adalah > dari pada nilai ttabel sebesar 1,98 maka H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian hipotesis yang berbunyi ada pengaruh yang positif dan signifikan (nyata) dari kualitas produk terhadap keputusan pembelian kecap Bango pada mahasiswa Universitas Gunadarma diterima.

4.3 Uji F

Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh Fhitung sebesar 12,449 sedangkan Ftabel dengan tingkat signifikansi 5% diketahui Ftabel sebesar 3,09, dengan membandingkan Fhitung dengan Ftabel diketahui bahwa Fhitung > Ftabel maka H0 ditolak dan Ha diterima. Artinya variabel promosi dan kualitas produk berpengaruh secara bersama-sama terhadap variabel keputusan pembelian. Dengan demikian hipotesis yang berbunyi ada pengaruh yang positif dan signifikan (nyata) antara promosi dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian kecap Bango pada mahasiswa Universitas Gunadarma diterima.

4.4  Koefisien Determinan (R2)

Untuk melihat hubungan antara variabel promosi dan variabel kualitas produk terhadap keputusan pembelian dapat dilihat dari nilai koefisien keseluruhan/multiple (R) yakni sebesar 0,452. Selanjutnya dengan melihat besarnya koefisien determinasi (R2) secara keseluruhan diperoleh hasil sebesar 0,204. Ini berarti persentase pengaruh promosi dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian kecap Bango pada mahasiswa Universitas Gunadarma sebesar 20,4 % sedangkan sisanya sebesar 70,6 % dipengaruhi oleh variabel lain selain pengaruh promosi dan kualitas produk yang tidak diungkap dalam penelitian ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: