Tugas Metode Riset 1

Published September 24, 2011 by Kania Sekar Asih

JURNAL 1

JUDUL: ANALISIS VARIABEL BAURAN PEMASARAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK TELKOMFLEXI CLASSY

TEMA: Analisis Variabel Bauran Pemasaran Terhadap Keputusan Pembelian Produk

SUMBER: http://jurnalskripsitesis.wordpress.com

TAHUN: 2007

1. Latar Belakang

Seiring dengan kemajuan pesat dalam dunia ilmu pengetahuan dan teknologi, bidang telekomunikasi juga mengalami kemajuan yang cukup pesat. Komunikasi merupakan suatu hal yang penting yang dianggap mampu membantu hidup manusia. Sejak ditemukannya alat komunikasi, gerak hidup manusia menjadi berubah lebih mudah dan terasa dekat. Salah satu alat komunikasi yang digunakan saat ini adalah telepon rumah.

Semakin lama pola pikir konsumen berubah seiring perkembangan jaman. Konsumen yang dulunya hanya menggunakan alat komunikasi, disebut telepon, kini mulai beralih menggunakan telepon seluler. Telepon seluler mempunyai beberapa kelebihan dibandingkan telepon rumah, yaitu bisa dibawa kemanapun kita pergi. Lambat laun telepon rumah mulai ditinggalkan konsumen sehingga perusahaan penyedia jasa layanan telekomunikasi dapat mengambil peluang baru dari keinginan­-keinginan dan kebutuhan konsumen yang belum terpenuhi.

Pilihan-pilihan teknologi telekomunikasi yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Tekologi GSM (Global System for Mobile community) yang mendominasi pasaran terkenal tarifnya yang mahal serta kecepatan akses datanya hanya 64 Kbps akan tetapi memiliki jaringan yang luas hingga ke pelosok negeri sebab telah lama beroperasi di Indonesia. Kemudian telepon seluler yang berbasis teknologi CDMA (Code Division Multiple Access) 2000 1X yang beroperasi menggunakan lisensi telepon saluran tetap (fixed wireless) memiliki tarif jauh lebih rendah (sama dengan tarif telepon tetap/ fixed line) dibanding dengan tarif telepon seluler yang berbasis GSM. CDMA ini memiliki kekurangan mobilitas masih terbatas dan masih terjadi blank spot serta drop call karena jangkauannya yang terbatas. Teknologi CDMA mampu mengurangi suara berisik di latar belakang atau yang dihasilkan karena percakapan silang, memastikan kualitas suara yang lebih baik dan terus diperluas oleh mikroprosesor yang ada dalam telepon seluler. Teknologi CDMA juga menyediakan kapasitas suara dan komunikasi data, memungkinkan lebih banyak pelanggan untuk terhubungkan pada waktu bersamaan serta memungkinkan untuk tugas-tugas multimedia. Teknologi CDMA mengkonsumsi tenaga listrik yang kecil sehingga memungkinkan untuk memperpanjang daya tahan baterai dan waktu bicara dapat lebih lama. Selain itu, rancangan teknologi CDMA menjadikan CDMA aman dari upaya penyadapan. (www.x-phones.com/www/art_detail.php?=3088)

Melihat kondisi konsumen seperti itu, perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang telekomunikasi mulai berlomba-lomba mengeluarkan kartu/ Sim Card (isi dari telepon seluler) dengan jenis CDMA demi memuaskan konsumen. Perusahaan-­perusahaan tersebut antara lain

1.      PT. Telekomunikasi Tbk., dengan produk TELKOMFlexi

2.      PT. Indosat Tbk., dengan produk StarOne,

3.      Bakrie Telecom, dengan produk Esia

4.      Mobile-8 Telecom, dengan produk Fren.  Banyaknya perusahaan yang bergerak di bidang komunikasi berbasis CDMA mengakibatkan persaingan semakin ketat.

Di Indonesia total pelanggan CDMA sampai dengan tahun 2006 berkisar tujuh juta pelanggan. Angka ini disumbangkan oleh Flexi sebanyak lima juta pelanggan, Fren dari Mobile-8 sebanyak 1,3 juta pelanggan, Esia dari Bakrie Telecom sebanyak 1,3 juta pelanggan dan StarOne dari Indosat sebanyak 250 pelanggan. Persaingan tidak terelakkan dan celah yang dapat diambil untuk memenangkan konsumen adalah segi tarif dan teknologi. (www.majalahtrust.com/ekonomi/sektor_riil/1027.php)

PT. Telekomunikasi Tbk, atau yang biasa dikenal dengan sebutan TELKOM merupakan perusahaan informasi dan komunikasi (InfoCom) serta penyedia jasa dan jaringan telekomunikasi secara lengkap (full service and network provider) yang terbesar di Indonesia. Produk dan layanan TELKOM menjadi dua yaitu produk dan layanan untuk korporat dan produk dan layanan untuk personal, yang meliputi jasa telepon tetap kabel (fixed wire line), jasa telepon tetap nirkabel (fixed wireless), jasa telepon bergerak (mobile service), data & internet serta jasa multimedia lainnya. Dari kesemua produk tersebut jelas bertujuan untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dan kepuasan berkomunikasi.

Produk dari TELKOM yang berkaitan dengan CDMA adalah TELKOMFlexi (sering disebut Flexi). Flexi.ada dua jenis yaitu Flexi Trendy (pra bayar) dan Flexi Classy (pasca bayar). Pembahasan akan difokuskan pada Flexi Classy. Flexi mulai diperkenalkan pada bulan Desember 2002 dan secara komersial mulai diluncurkan Mei 2003. Flexi beroperasi pada dua frekuensi yaitu 1,9 GHz untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya serta 800 MHz di daerah-daerah. Tanntangan Flexi semakin besar ketika perusahaan pesaing mulai memunculkan teknologi-teknologi terbaru (misalnya 3G) dengan harga di bawah standart.

Melihat kondisi pasar yang seperti itu, strategi untuk memenangkan persaingan adalah menyediakan produk yang dapat memuaskan kebutuhan dan keinginan konsumen yang akan dituju. Dan untuk menghasilkan produk yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan pasar, sangat diperlukan pengetahuan mengenai perilaku konsumen.

Pada umumnya tidak seluruh variabel pemasaran yang ditampilkan oleh perusahaan akan dipertimbangkan oleh konsumen dalam memutuskan untuk membeli suatu produk. Oleh karena itu perusahaan harus mengetahui variabel bauran pemasaran yang menjadi pertimbangan konsumen dan variabel apa yang paling dominan mempengaruhi keputusan pembelian konsumen.

Berdasar uraian di atas, peneliti tertarik melakukan penelitian untuk mengetahui sejauh mana variabel-variabel bauran pemasaran berpengaruh terhadap keputusan konsumen dalam menggunakan kartu CDMA Flexi Classy di kota Batu mengingat Flexi bukan satu-satunya kartu CDMA di Indonesia. Untuk itu penulis melakukan penelitian dengan judul : “Analisis Variabel Bauran Pemasaran Terhadap Keputusan Pembelian  Produk TELKOMFlexi Classy (Studi Pengguna Flexi Classy di PT. Telekomunikasi Tbk. Kancatel Batu) “ .

2. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang diatas, maka penulis merumuskan beberapa masalah yang akan diteliti sebagai berikut :

1.      Apakah variabel bauran pemasaran berpengaruh secara simultan dan parsial terhadap keputusan konsumen dalam melakukan pembelian produk Flexi Classy di Kota Batu?

2.      Variabel bauran pemasaran manakah yang dominan berpengaruh terhadap keputusan konsumen dalam melakukan pembelian produk Flexi Classy di Kota Batu?

3. Tujuan Penelitian

Adapun tujuan dari penelitian ini adalah :

1.      Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh variabel-variabel bauran pemasaran terhadap keputusan konsumen dalam melakukan pembelian produk Flexi Classy di kota Batu secara simultan dan parsial.

2.      Untuk mengetahui dan menganalisis variabel bauran pemasaran manakah yang dominan pengaruhnya terhadap keputusan konsumen dalam melakukan pembelian produk Flexi Classy di kota Batu secara simultan dan parsial.

JURNAL 2

JUDUL: PENGARUH STRATEGI BAURAN PEMASARAN TERHADAP PENJUALAN PADA TOKO CENDERAMATA DI OBJEK WISATA TANAH LOT, KABUPATEN TABANAN

TEMA: Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Suatu Produk

PENULIS:  I Gusti Ayu Ketut Sri Ardani

TAHUN: 2007

SUMBER: http://uwie-kreatifnaxcampuz.blogspot.com/

1. Latar Belakang Masalah
Sektor pariwisata merupakan salah satu prioritas pengembangan yang keberadaannya diharapkan dapat memberikan pengaruh positif bagi kegiatan lainnya. Salah satu sector pariwisata tersebut adalah wisata Tanah Lot. Tetapi, perkembangan objek wisata Tanah Lot sebelumnya secara ekonomis tidak proporsional. Sebagai dasar pengembangan kegiatan pemasaran adalah bauran pemasaran. Dengan beberapa faktor dan variabel pemasaran diharapkan terjadi interaksi antara produsen dengan pihak konsumen. Indikasi dari keberhasilan kegiatan pemasaran itu adalah meningkatnya hasil penjualan atau paling tidak target penjualan dapat tercapai sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Peningkatan hasil penjualan oleh perusahaan secara tidak langsung menunjukkan kemampuan perusahaan menguasai pasar dan bersaing dengan perusahaan-perusahaan sejenis. Jika penurunan penjualan terjadi, berakibat menumpuknya barang-barang. Agar barang-barang dan jasa-jasa tidak menumpuk, maka upaya untuk menjual barang dan jasa dengan tepat dan cepat adalah melalui kegiatan bauran pemasaran. Secara umum kegiatan bauran pemasaran (marketing mix) meliputi produk, harga, tempat, dan promosi. Seiring dengan tumbuhnya usaha-usaha art shop menyebabkan persaingan sangat ketat di antara pengusaha. Oleh karena itu, kegiatan bauran pemasaran harusdilaksanakan oleh pengusaha art shop guna meningkatkan penjualan.
2. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang diatas, maka penulis merumuskan beberapa masalah yang akan diteliti sebagai berikut :
1. Bagaimana hubungan strategi bauran pemasaran yang terdiri atas produk, harga, tempat, promosi terhadap penjualan?
2. Bagaimana besarnya pengaruh secara simultan dan parsial variabel bauran pemasaran yang terdiri atas produk, harga, tempat, dan promosi terhadap penjualan?
3. Variabel apa saja yang paling signifikan dalam mempengaruhi penjualan?
3. Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian yang ingin dicapai adalah :
1. Mengetahui hubungan strategi bauran pemasaran yang terdiri atas produk, harga, tempat, promosi terhadap penjualan.
2. Mengetahui besarnya pengaruh secara simultan dan parsial variabel bauran pemasaran yang terdiri atas produk, harga, tempat, dan promosi terhadap penjualan.
3. Mengetahui variabel yang paling signifikan mempengaruhi penjualan.

JURNAL 3

JUDUL: ANALISIS PENGARUH MEDIA IKLAN TERHADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM KEMASAN MEREK AQUA PADA MASYARAKAT KOTA PALEMBANG

TEMA: Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Suatu Produk

PENULIS:  M. Nasir Ibrahim

TAHUN: 2007

SUMBER:  http://uwie-kreatifnaxcampuz.blogspot.com/

1. Latar Belakang Masalah
Periklanan adalah segala bentuk penyajian dan promosi ide, barang, atau jasa secara non-personal oleh suatu sponsor tertentu yang memerlukan pembayaran. Iklan sangat berperan penting dalam dunia pemasaran. Tujuan iklan sangat tergantung dari setiap perusahaan, baik untuk menginformasikan,
membujuk, atau mengingatkan. Peluang inilah yang dilihat oleh para pengusaha untuk terus meningkatkan industri air minum dalam kemasan dalam menghadapi persaingan dan memenuhi kebutuhan konsumen, salah satunya adalah PT Aqua Golden Mississippi yang sampai saat ini mampu bertahan.
2. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang diatas, maka penulis merumuskan beberapa masalah yang akan diteliti sebagai berikut :
1. Bagaimana pengaruh besarnya pengaruh media iklan terhadap keputusan membeli pada konsumen air minum dalam kemasan merek Aqua?
2. Iklan seperti apa yang paling tepat dan efektif yang digunakan PT Aqua Golden Mississippi?
3. Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian yang ingin dicapai adalah :
1. Untuk mengetahui besarnya pengaruh media iklan terhadap keputusan membeli pada konsumen air minum dalam kemasan merek Aqua.
2. Untuk mengetahui iklan yang paling tepat dan efektif yang digunakan PT Aqua Golden Mississippi.

 

 

JURNAL BARU

JUDUL: ANALISIS PENGARUH BAURAN PEMASARAN TERHADAP USAHA JASA LAUNDRY KILOAN

TEMA: Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Usaha Jasa

PENULIS: Kania Sekar Asih

TAHUN: 2011

1. Latar Belakang

Beberapa tahun terakhir ini di Indonesia kewirausahaan semakin berkembang dengan pesat. Oleh karena itu banyak beberapa produk yang dihasilkan mempunyai banyak persamaan sehingga membutuhkan strategi yang cocok untuk memasarkan barang atau jasa tersebut. Salah satu usaha tersebut ialah usaha jasa laundry kiloan. Laundry kiloan sekarang banyak diminati oleh masyarakat yang biasanya tidak punya waktu untuk mencuci bajunya sendiri. Laundry kiloan banyak diminati karena harganya yang jauh lebih murah karena dihitung beratnya cucian yang akan di cuci dibandingkan dengan laundry biasa yang harganya berbeda-beda untuk setiap jenis pakaian. Hal ini membuat beberapa orang melihat usaha laundry kiloan sebagai peluang bisnis yang baik dan usaha laundry kiloan pun mulai banyak dijumpai. Masalah utama yang sering dihadapi adalah usaha untuk menyalurkan atau memasarkan barang dan jasa yang diperdagangkan atau dihasilkan itu kepada pihak-pihak pembeli atau konsumen yang membutuhkan, apalagi dengan banyaknya usaha yang serupa. Untuk dapat berhasilnya pemasaran barang tersebut diperlukan suatu ilmu atau cara yang terbaik dan itulah yang kita sebut dengan pemasaran. Tujuan utama pemasaran adalah memberikan pelayanan, memuaskan kebutuhan dan keinginan konsumen. Oleh karena itu, pengusaha perlu memahami bagaimana perilaku konsumen dalam usaha memuaskan kebutuhan dan keinginannya.

2. Perumusan Masalah

Laundry kiloan yaitu sebuah usaha yang bergerak di bidang jasa pencucian baju. Tentu ada beberapa masalah yang dihadapi oleh usaha laundry kiloan, antara lain:

  1. Bagaimana pengaruh bauran pemasaran terhadap jasa laundry kiloan?
  2. Bagaimana strategi pemasaran yang akan dilakukan agar jasa laundry kiloan tersebut dapat bersaing dengan dengan usaha sejenisnya?

3. Tujuan Penelitian

Adapun tujuan penulis melakukan penelitian adalah sebagai berikut:

  1. Untuk mengetahui pengaruh bauran pemasaran terhadap jasa laundry kiloan
  2. Untuk mengetahui strategi pemasaran yang dilakukan agar dapet bersaing dengan usaha sejenisnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: