Artikel HAM

Published February 15, 2011 by Kania Sekar Asih

Di Indonesia sekarang ini arti hak Asasi Manusia (HAM) sudah kurang berarti di kalangan masyarakat. Pada dasarnya Hak Asasi Manusia (HAM) terdapat pada UUD 1945 BAB X-A pasal 28-A sampai dengan pasal 28-J. adanya dasar hukum HAM tersebut membuat masyarakat Indonesia berhak atas pengakuan, jaminan, perlindungan dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang sama dihadapan hukum ( UUD 1945 Amandemen ke-2 pasal 28-D ayat 1).
Menteri Hukum dan HAM menyatakan,”Di Indonesia tercatat banyak sekali kasus yang terjadi khususnya di bidang HAM. Kasus pelanggaran HAM yang terjadi, contohnya : penggusuran rumah-rumah warga yang dibangun di sekitar jembatan layang di Jakarta dan pembersihan para pedagang kaki lima yang sering meresahkan para pengguna jalan raya seperti para pengguna kendaraan bermotor dan para pejalan kaki”.

Adapun contoh lain dari pelanggaa HAM di Indonesia yang sekarang ini adi permasalahan atau persoalan di kalangan aktifis HAM, yaitu pembebasan Adelin Lis dari lembaga permasyarakartan tempat dia ditahan pada beberapa waktu yang lalu. Menteri Hukum dan HAM menegaskan, “ Bahwa bebasnya Adelin Lis dari lembaga permasyarakatan tersebut beberapa waktu yang lalu tlah di atur oleh petugas lembaga permasyarakatan yang bekerja di tempat Adelin Lis di tahan.

Berikut adalah penuturan dari petugas penjaga lembaga permasyarakatan yang membantu bebasnya Adelin Lis, “ saya membantu Adelin Lis karna dia akan memberikan uang bila saya dapat mengatur surat pembebasan dirinya”. dari penuturan tersebut kenyataannya adalah aparat keamanan di Indonesia masih kalah dengan sistem kolusi yang sering digunakan oleh para peabat yang faktanya bersalah. Disamping itu, penjaga lembaga pemasyarakatan yang terkait dengan pembebasan Adelin Lis sekarang ini tlah dinyatakan sebagai tersangka. Yang menjadi perdebatan para aktivis HAM adalah, “Mengapa aparat keamanan yang berada dilembaga pemasyarakatan tempat Adelin Lis ditahan mudah sekali terbujuk oleh sebuah kenikmatan dunia sesaat yang dijanjikan oleh Adelin Lis?

Tidak lama setelah Adelin Lis bebas, akhirnya aparat kepolisian berhasil kembali menangkap Adelin Lis. Adelin Lis adalah salah satu contoh tersangka kasus pembalakan liar yang banyak terjadi di Indonesia. Adanya kasus Adelin Lis tersebut, maka di masyarakat terdapat kiasan seperti, “mengapa pembalakan liar harus terjadi?” untung memang buat para pelaku pembalakan liar tetapi bahayanya tetap masyarakat tidak berdosa yang tertimpa. Maka dari itu, pemerintah mengimbau kepada masyarakat Indonesia, maka kita hijaukan kembali tanah air tercinta!. Itulah salah satu imbauan dikalangan masyarakat. Saya selaku penulis sekali lagi mengimbau, “mari kita cegah kegiatan pembalakan liar di Indonesia!”. Tujuan dari imbauan itu agar indonesia mejadi hutannya hijau bukan dikenal sebagai negara yang hutannya gundul tanpa pepohonan.

http://kewarganegaraan.wordpress.com/2007/11/30/masalah-ham-di-indonesia/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: